DAHSYATNYA SHOLAT ISYRAQ

Posted on

“Barangsiapa yang shalat shubuh berjamaah lalu dia duduk berdzikir sampai terbitnya matahari terbit, kemudian mengerjakan shalat dua rakaat, maka ia akan mendapatkan pahala haji dan umrah. Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam mengatakan “sempurna, sempurna, sempurna (pahalanya)” (HR. At-Tirmidzi)



Hadits yang agung ini menunjukkan besarnya keutamaan duduk menetap di tempat shalat, setelah shalat shubuh berjamaah, untuk berzikir kepada Allah sampai matahari terbit, kemudian melakukan shalat dua rakaat.

MAKNA HADITS
✅ Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “… sampai matahari terbit“ (SYURUQ). Saat itu JANGAN langsung sholat, tapi TUNGGU sekitar 15 menit, karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang shalat ketika matahari terbit, terbenam dan ketika lurus di tengah-tengah langit. Kerjakanlah sholat sunnah Syuruq / Isyroq dua rakaat dan itu sama dengan sholat Dhuha. Jadi Anda sudah terhitung sholat Dhuha.

✅ Keutamaan dalam hadits ini adalah bagi orang yang berzikir kepada Allah di mesjid tempat dia shalat sampai matahari terbit, dan tidak berbicara atau melakukan hal-hal yang tidak termasuk dzikir, kecuali kalau wudhunya batal, maka dia boleh keluar mesjid untuk berwudhu dan segera kembali ke mesjid.

✅ “Duduk berdzikir”. Jika duduk tertidur, atau ngantuk maka tidak mendapatkan fadlilah ini. Termasuk berdzikir adalah membaca Alquran, beristighfar, membaca buku-buku agama, memebrikan nasihat, diskusi masalah agama, atau amar ma’ruf nahi mungkar.

✅ Pengulangan kata “sempurna” dalam hadits ini adalah sebagai penguat dan penegas, dan bukan berarti mendapat tiga kali pahala haji dan umrah.

✅ Makna “mendapatkan (pahala) seperti pahala haji dan umrah” adalah hanya dalam pahala dan balasan, dan bukan berarti orang yang telah melakukannya tidak wajib lagi untuk melaksanakan ibadah haji dan umrah jika dia mampu.

BAGAIMANA DENGAN WANITA YANG AFDHOL SHOLATNYA DI RUMAH?
Jika seorang wanita shalat subuh (di rumahnya) kemudian duduk berdzikir di tempat shalat di dalam rumahnya sampai terbit matahari maka dia juga mendapat pahala sebagaimana yang disebutkan dalam hadis…” (Syaikh Abdul Aziz Ibn Bazz, Majmu’ Fatawa wa Maqalat Syaikh Ibn Bazz, 11:218)

Sementara di tanah suci pada berhaji, kita yang di sini insya Allah bisa meraih keutamaan dari hadits ini… Yuk kita amalkan! Apalagi di 10 hari awal bulan Dzulhijjah dimana amal sholih memiliki keutamaan sangat besar!

Wallahu a’lam bish shawwab




loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *