Tuesday, September 24, 2019

Dekati Allah Agar Allah Kasih Hidayah

loading...

Jasa Landingpage MBC Course Kursus Landingpage

Bila ada bagian pohon yang sakit… Diobati atau dipotong? Diobati. Tapi kalo ga bisa diobati? Bila kemudian menjalar? Kayak diabates di kaki?

Beri ruang untuk pengobatan. Beri ruang untuk pertaubatan. Berbarengan antara pencerahan dan nasihat. Serta contoh yang baik.

Saya bersyukur. Saat saya salah, Allah kirim banyak orang tuk mengingatkan. Sehingga saya ga tambah sesat dan tambah salah.

Allah menerima segala hamba-hamba-Nya yang mau kembali. Bahkan Allah menunggu. Benar-benar menunggu. Yang penting masih ada nyawa dikandung badan.

Tambah lagi bersyukurnya, saya saat salah dan sesat, ga bawa-bawa orang lain. Kebayang sama saya. Jika seseorang sudah bertaubat? Tapi yang diajaknya?

Ukuran baik dan buruk, bener dan salah, jika diserahkan penuh kepada manusia, tanpa bantuan dan bimbingan Kitab Suci? Standarnya kayak apa?

loading...

Tambah lagi bersyukurnya, saat salah dan jatuh, orang-orang dikirim Allah untuk memperkenalkan ulang saya kepada Kitab Suci. Semoga kita semua diampuni Allah.

Ketika saya tanya sama orang-orang tua dan guru-guru. Dengan cara apa beliau-beliau dulu mendekati saya? Dan berusaha mengubah saya? Jawaban beliau-beliau: DOA.

Ya. Kata beliau-beliau, doa. Sedekah. Mendekati Allah. Agar Allah kasih hidayah. Agar Allah kasih beliau-beliau kemampuan untuk mengubah saya. Gitu katanya.

Dan memang saya mendapati, beliau-beliau diskusinya sama Allah. Di keheningan malam, saat tahajjud. Atau saat-saat doa selepas shalat fardhu dan sedekah.

Semoga semua diberi kesempatan dan bimbingan Allah, untuk hidup sesuai dengan Aturan dan Petunjuk-Nya, dan meninggalkan segala dosa dan kemaksiatan.

Diskusi sama Allah itu maksudnya, dateng ke Allah. Baik lewat pintu shalat fardhu maupun sunnah. Lalu bicara sama Allah. Kayak diskusi sama orang.

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *