Home » Artikel » JANGAN BIARKAN WAKTUMU TERBUANG SIA-SIA

JANGAN BIARKAN WAKTUMU TERBUANG SIA-SIA

Orang yang beruntung adalah orang yang senantiasa mengisi waktunya dengan amalan kebaikan serta ibadah kepada Allah. Betapa amalan kebaikan itu akan mendapatkan keutamaan yang berlimpah di dunia dengan kehidupan yang baik dan diakhirat dengan balasan pahala yang sangat tinggi


“Barang siapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan” (QS. 16 : 97)

Mengisi nikmat waktu yang diberikan oleh Allah dengan amalan sholeh adalah merupakan kebahagiaan sebab akan memberikan kebaikan. Dan rupanya amalan yang sangat dicintai Allah bukanlah amalan yang banyak (jika hal tersebut dapat dilakukan maka jauh lebih baik), tetapi amalan yang sedikit namun dikerjakan secara terus menerus.

Dalam suatu riwayat disebutkan bahwa Rasulullah bersabda yang artinya :
“Amalan yang paling dicintai Allah adalah amalan yang paling langgeng, sekalipun sedikit” (HR. Muslim)

Imam Nawai Rahimahullah Menerangkan tentang makna hadits ini, beliau berkata :“Hadits ini merupakan dorongan agar senantiasa beramal tanpa henti. Amalan yang sedikit tapi langgeng/dikerjakan terus menerus maka akan melahirkan ketaatan, dzikir, merasa diawasi dan ikhlas”.

Begitu banyak amalan yang sederhana, hanya membutuhkan sedikit waktu tetapi pahalanya demikian besar. Apalagi kalau amalan tersebut dikerjakan secara rutin, kontinyu dan terus menerus maka akan berbuah kebaikan.


Namun sayangnya, kita sebagai manusia terkadang lalai dalam mengisi waktu kita dengan amalan kebaikan atau hal-hal yang bermanfaat. Habislah waktu kita ditempat-tempat yang isi nya hanya senda gurau, atau menghabiskan waktu dilayar kaca, atau perbuatan yang sia-sia lainnya.

Padahal waktu adalah milik manusia yang sangat berharga, yang jika tidak diisi dengan amal maka akan menjadi penyesalan yang mendalam.

“Dan pada hari itu diperlihatkan neraka Jahanam dan pada hari itu ingatlah manusia akan tetapi tidak berguna lagi mengingat itu baginya. Dia mengatakan: “Alangkah baiknya kiranya aku dahulu mengerjakan (amal saleh) untuk hidupku ini.” (QS. 89 : 23-24)

Semoga bermanfaat.

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *