Home » Puasa » KEAJAIBAN PUASA SENIN-KAMIS

KEAJAIBAN PUASA SENIN-KAMIS


Kisah Nyata Keajaiban Puasa Senin kamis – Puasa memiliki beberapa manfaat, baik di tinjau dari segi kejiwaan, social, dan kesehatan. Beberapa manfaat puasa secara kejiwaan adalah puasa membiasakan kesabaran, menguatkan kemauan, mengajari dan membantu bagaimana menguasai diri, serta mewujudkan dan membentuk ketakwaan yang kokoh dalam diri.



Dan hal lain merupakan hikmah Puasa Senin Kamis Menurut Islam yang paling utama. Termasuk manfaat puasa adalah mematahkan nafsu. Karena apabila nafsu berlebihan baik dalam makanan maupun minuman dapat mendorong nafsu tersebut unruk berbuat kejahatan, enggan mensyukuru nikmat. Oleh karena itu Rasulullah saw menjadikan puasa sebagai benteng untuk menghalangi nafsu syahwat. Sehingga beliau memerintahkan kepada orang yang belum mampu menikah untuk berpuasa.

Dr.Yusuf Qardhawi dalam alkitabnya “Al Ibadah Fil Islam” mengungkapkan ada lima rahasia puasa yang bisa kita buka untuk selanjutnya bisa kita rasakan kenikmatannya.

Manfaat Puasa Senin Kamis

1. Menguatkan Jiwa
Dalam hidup tidak sedikit kita dapati manusia yang didominasi oleh hawa nafsunya sehingga manusia itu menuruti apapun yang menjadi keinginannya, meskipun keninginan itu merupakan sesuatu yang batil dan menggangu serta merugikan orang lain.

Karenanya didalam islam ada perintah untuk memerangi hawa nafsu dalam arti berusaha untuk bisa mengendalikan, buak membunuh nafsu yang membuat kita tidak lagi memiliki keinginan terhadap sesuatu yang bersifat duniawi. Allah Swt juga memerintahkan kita untuk benar-benar memerhatikan masalah ini,

Allah Swt berfirman:
Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya, dan Allah membiarkannya(sesat) berdasarkan ilmunya..(QS.AL Jaatsiyah [45]:23)

Kisah Nyata Keajaiban Puasa Senin kamis

Dengan ibadah puasa manusai akan berhasil mengendalikan hawa nafsunya yang membuat jiwanya menjadi kuat. Bahkan manusia akan memperoleh drajat yang tinggi layaknya malaikat yang suci. Dan ini akan membuatnya mampu mengetuk dan membuka pintu-pintu langit sehingga segala doanya dikabulkan oleh Allah Swt.

Rasulullah Saw. Bersabda:
Ada tiga golongan yang tidak ditolak doa mereka: orang yang berpuasa hingga berbuka, pemimpin yang adil, dan doa orang yang dizalimi. (HR. Tirmidzi).

2. Mendidik Kemauan.
Puasa yang baik akan membuat seseorang terus mempertahankan keinginannya yang baik pula, walaupun peluang untuk menyimpang begitu besar. Karena itu Rasulullah Saw, menyatakan “puasa setengah dari kesabaran”.

Dalam kaitannya ini maka puasa akan membuat kekuatan rohani seorang muslim semakin prima. Kekuatan rohani yang perima akan membuat seseorang tidak akan lupa diri meskipun telah mencapai keberhasilan dan kenikmatan duniawai yang sangat besar. Dan kekuatan rohani juga akan membuat seseorang muslim tidak akan berputus asa walaupun penderitaan yang dialaminya sangatlah berat.

3. Menyehatkan Badan
Hal ini tidak hanya dinyatakan oleh Rasulullah Saw tetapi sudah dibuktikan oleh para dokter atau ahli-ahli kesehatan dunia yang membuat kita tidak perlu meragukannya lagi.



Mereka berkesimpulan bahwa pada saat tertentu perut memang harus diistrirahatkan dari berkerja dalam hal memproses makanan yang masuk, sebagaimana halnya mesin juga harus diistirahatkan. Apalagi dalam syariat islam, isi perut kita memang harus dibagi menjadi tiga bagian, sepertinganya untuk makan, sepertiganya untuk minum, dan sepertinganya lagi untuk udara.

4. Mengenal Nilai Kenikmatan
Dalam hidup ini sebenarnya sudah banyak allah Swt memberikan kenikamat kepada manusia, tetapi justru banyak dari manusia yang tidak pandai mensyukurinya. Sudah mendapatkan satu tapi tidak terasa nikmat karena menginginkan dua, sementara sudah mendapatkan dua pun tidak terasa nikmat karena menginginkan tiga, dan begitulah seterusnya.

Padahal kalau manusia mau memeperhatikan dan merenungkan bahwa apa yang diperolehnya sebenarnay sudah sangat menyenangkan, karena begitu banyak manusia lain yang memperoleh sesuatu tidak lebih banyak atau tidak lebih mudah dari apa yang kita peroleh.

Disinilah letak pentingnya ibadah puasa, guna mendidik kita untuk menyadari akan tingginya nilai kenikmatan yang Allah berikan. Rasa syukur memenag akan membuat nikmat itu menjadi bertambah banyak baik dari segi jumblah atau paling tidak dari segi rasa.

Allah Swt. Berfirman:
Dan(ingatlah juga), tatkala tuhanmu memaklumkan; “sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti kami akan menambah nikmat kepada mu, dan jika kamu mengingkari nikmatku maka sesungguhnya azabku sangat perih.”(QS.Ibrahim:7).

5. Mengingat Dan Merasakan Penderitaan Orang Lain
Merasakan lapar dan haus juga memberikan pengalaman kepada kita bagaimana beratnya penderitaan yang dirasakan orang lain. Sebab pengalaman lapar dan haus yang kita rasakan akan segera berakhir hanya dalam beberapa jam saja, sementara penderitaan orang lain entah sampai kapan akan berakhir.

Diantara manfaat puasa lainnya adalah mengosongkan hatinya untuk berpikir dan berzikir. Karena jika berbagai nafsu syahwat itu dituruti maka bisa mengeraskan dan membutakan hati, selanjutnya menghalangi hati untuk berpikir dan berzikir, sehingga membuat kita lengah. Berbeda halnya jika perut kita kosong dari makanan dan minum akan menyebabkan hati bercahaya dan lunak, kekerasan hati akan sirna, kemudian dimanfaatkan semata-mata hanya untuk berpikir dan berzikir.



Sumber : romanblp.blogspot.co.id

Facebook Comments
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *