Thursday, August 22, 2019

Kehidupan Yang Sempit

Tidak menutup kemungkinan, kesulitan yang kita alami dalam kehidupan kita itu merupakan akibat dari kesalahan kita sendiri. Maka penting bagi kita untuk senantiasa mengevaluasi diri (muhasabah).


Menurut tafsir imam Ibnu Katsir, makna “berpaling dari peringatanKu”, yakni menentang perintah Allah Swt, juga menentang perintah Rasul-RasulNya. Lalu ia berpaling darinya, dan melupakannya, serta mengambil petunjuk selain darinya.

Kemudian makna “penghidupan yang sempit” adalah, baginya dan dadanya tidak lapang, bahkan selalu sempit dan sesak karena kesesatannya; walaupun pada lahiriahnya ia hidup mewah dan memakai pakaian apa saja yang disukainya, memakan makanan apa saja yang disukainya, dan bertempat tinggal di rumah yang disukainya.

Sekalipun hidup dengan semua kemewahan itu, pada hakikatnya hatinya tidak mempunyai keyakinan yang mantap dan tidak mempunyai pegangan petunjuk, bahkan hatinya selalu khawatir, bingung, dan ragu. Dia terus-menerus tenggelam di dalam keragu-raguannya.

Lalu, makna “dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta”, menurut Mujahid, Abu Saleh, dan As-Saddi, adalah bahwa orang yang bersangkutan tidak mempunyai alasan kelak di hari Kiamat untuk membela dirinya.

Semoga kita tidak termasuk dalam golongan yang demikian.



loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *