Home » Artikel » Kran Air dan Rejeki

Kran Air dan Rejeki

Kita semua pasti tau kan fungsi kran, ia berdiri di akhir proses distribusi air. Tugasnya sederhana membagi bagi air yang ada di dalam tandon air.

Saya sering perhatikan di masjid – masjid, yang memiliki banyak kran air, makin banyak kran air, biasanya jumlah jamaah yang dilayani semakin banyak. Begitu juga tandon air penampung air wudhunya semakin besar.

Ternyata konsep sederhana ini, berkaitan juga dengan rejeki seseorang.

Pernah dengar istilah if you give more, you will get even more. Jika anda memberi banyak maka anda akan menerima jauh lebih banyak.

Kran air itu ibarat saluran pemberian kita kepada orang lain disekeliling kita. Makin banyak orang yang menerima manfaat dari apa yang kita miliki maka sejatinya kita sedang membangun “tandon” rejeki kita sendiri.

Allahpun akan melihat kita sebagai orang yang pantas untuk memiliki tandon air yang lebih besar jika kita memang memiliki kran air yang banyak. Begitu juga jika kran air kita sedikit maka otomatis, besaran tandon air kita juga semakin kecil.

Seperti masjid tadi, semakin banyak jamaahnya, maka makin banyak kran airnya, selanjutnya pengurus masjid harus membesarkan tandon air mereka agar dapat melayani kebutuhan wudhu seluruh jamaah.

Perhatikanlah orang – orang disekeliling kita yang hidupnya menjadi kran rejeki bagi orang lain, maka pelan – pelan Allah akan membesarkan tandon rejekinya. Dan itu tergantung kesiapan kita masing – masing.

Dan perlu kawan – kawan pahami bahwa rejeki itu tidak hanya bernilai uang semata, ia dapat berupa kesehatan, keluarga yang harmonis, anak – anak yang baik, kemudahan dalam menjalani kehidupan dan lain – lain.

Dan satu hal lagi yang harus kita pahami sama – sama adalah, kran itu tidak harus menyalurkan uang semata, ia bisa berupa apapun yang kita miliki. Ia bisa berupa ilmu dan pengalaman yang kita punya, sehingga dengan itu kita dapat membantu orang lain mengatasi masalahnya. Ia bisa berupa tenaga dan pikiran, ia bisa berupa hal lain yang dengannya kita membantu orang lain.

Semakin banyak orang yang menerima manfaat, artinya semakin banyak kran air yang kita punya, dan itu berarti pula bahwa semakin besar tandon air yang kita miliki.

Lalu bagaimana dengan keikhlasan? Lupakan hal itu dulu, mulailah memberi baik dalam keadaan ikhlas atau tidak (punya keinginan tertentu), dengan latihan terus menerus, insyaAllah kita bakal menyadari betapa pemberian kita ini tidak ada apa – apanya dibandingkan nikmat yang Allah berikan kepada kita.

Rumusnya sederhana, perbanyak kran air, maka dengan sendirinya Allah akan memberikan tandon air yang lebih besar untuk kita. Seperti masjid – masjid dengan jumlah jamaah yang besar, maka “pengurus” masjidnya akan menambah kran air dan juga meningkatkan kapasitas tandon air agar dapat melayani semua jamaah.

sumber bacaan : http://www.manajemenusaha.com/2015/09/keran-air-dan-rejeki.html

Facebook Comments
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *