Home » Informasi » Metode Masak Ayam yang Lebih Sehat dari Goreng

Metode Masak Ayam yang Lebih Sehat dari Goreng

DokterSehat.Com– Bagaimana Anda menyajikan masakan ayam biasanya? Umumnya, menu ayam goreng selalu menjadi metode yang paling banyak dipilih, ya.

Hal ini tentu wajar mengingat kemudahan dalam mengolahnya dan juga kepopularitasan sajian ayam goreng, baik sebagai menu makanan utama maupun camilan.

Meskipun rasanya nikmat dan gurih, sayangnya sajian ayam goreng termasuk menu yang kandungan lemaknya cukup tinggi, ya.

Kondisi ini disebabkan bahan baku daging ayam, yang merupakan makanan berprotein hewani, memiliki kandungan lemak jenuh yang tinggi. Penggunaan minyak sebagai metode masak, tentu akan membuat kandungan minyak dalam sajian semakin banyak.

Makanan-sebabkan-perut-buncit-puasa-doktersehat-1
Photo Credit: Flickr.com/Anokarina

Hal inilah yang menyebabkan sajian ayam dengan metode goreng dinilai kurang sehat karena akan memberi asupan lemak yang cukup tinggi pada tubuh.

Untuk itu, agar manfaat dan kandungan gizi yang ada pada daging ayam bisa kita manfaatkan dengan maksimal, kita harus pandai dalam mengolah ayam dalam sajian menu sehari-hari.

Cara sehat menyajikan ayam yang lebih rendah lemak

Salah satu cara jitu yang bisa kita lakukan adalah dengan megolah ayam dengan metode lain yang lebih sehat.

Metode masak yang lebih sehat dari menggoreng adalah metode yang menggunakan sedikit atau tanpa minyak sama sekali.

Agar lebih jelas, yuk sama-sama kita simak, apa saja metode masak ayam yang lebih sehat dari menggoreng di bawah ini!

1. Ayam panggang atau bakar

Menyajikan ayam bakar atau panggang menjadi salah satu pilihan mudah dan sehat.

Rekomendasi metode masak ini menjadi yang paling diunggulkan, mengingat dengan metode ini asupan gizi pada daging ayam jauh lebih terjaga ketimbang metode masak lainnya, yang menggunakan media air atau minyak yang rentan melarutkan vitamin.

doktersehat-sate

Anda bisa tetap menggunakan berbagai bumbu, baik bumbu rempah ataupun alami, untuk meningkatkan cita rasa ayam panggang atau bakar yang tetap super nikmat.

2. Ayam tumis

Meskipun sama-sama menggunakan minyak, metode tumis cenderung membuat bahan makanan menyerap minyak lebih sedikit ketimbang menggoreng. Anda bisa mengurangi penggunaan minyak dengan membuat proporsi bumbu yang lebih banyak ketimbang penggunaan minyak.

Pastikan Anda secukupnya menggunakan minyak saat menumis, yaitu hanya untuk meningkatkan cita rasa, aroma dan sedikit tingkat kegurihan pada masakan, saja ya.

3. Ayam kukus atau rebus

Cara sederhana yang membuat olahan ayam bisa jadi penuh rasa adalah dengan metode masak kukus atau rebus.

Ayam yang direbus dan dimasak berkuah, akan rendah penyerapan minyaknya, asalkan sajian kuahnya tidak menggunakan santan kental atau lemak berlebihan, ya.

Masakan dengan olahan ayam rebus juga cenderung lebih menjaga kandungan vitamin larut air yang ada pada bahan makanan, namun kuah yang digunakan tidak boleh berlebihan dan juga tetap ikut dikonsumsi.

Untuk ayam kukus, Anda bisa meningkatkan cita rasa dengan menyajikannya bersamaan dengan saus atau bumbu bubuk dari lada atau bubuk bawang putih.

Metode ayam kukus cenderung lebih mampu menjaga kandungan gizi pada ayam ketimbang metode rebus. Akan tetapi kedua metode ini sama baiknya jika dilihat dari kandungan minyaknya.

4. Ayam bumbu saus

Selain tiga metode masak di atas, Anda bisa menyajikan ayam dengan metode masak tumis atau kukus dengan tambahan saus dalam jumlah cukup banyak.

Misalnya saja, ayam saus bumbu kecap atau ayam asam manis. Hal ini akan membantu meningkatkan cita rasa dan sangat menekan penggunaan minyak pada olahan ayam.

Agar tetap sehat, pastikan sajian ayam Anda menggunakan kecap yang rendah natrium dan bumbu dari bahan alami atau rempah, ya.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *