Home » Muhasabah » Orang yang Diam Saat Didzalimi Bukan Berarti Ia Lemah, Tapi Hatinya Terlalu Kuat Untuk Amarah

Orang yang Diam Saat Didzalimi Bukan Berarti Ia Lemah, Tapi Hatinya Terlalu Kuat Untuk Amarah

Banyak diantara kita yang ketika didzalimi, dihina, dicaci, dan dipermalukan dengan kata fitnah, ia membiarkannya, ia diam, dan ia hanya melihatnya dengan penuh kesabaran.

Tapi apakah dia tidak marah, tidak membenci, dan tidak ada rasa untuk membalas? Tentunya ada, hanya saja mereka memilih untuk diam seperti orang lemah, tapi bukan berarti ia lemah.

Justru dialah orang yang kuat, karena hatinya terlalu kuat untuk menahan amarah yang sedang meronta meminta untuk didrngarkan.

Karena Orang Yang Kuat Sebenarnya Adalah Ia Yang Sanggup Menahan Amarahnya, Ketika Egonya Meminta Untuk Didengarkan

Karena memang orang yang kuat sebenarnya adalah ia yang sanggup menahan amarahnya dengan baik dan bijak. ketika egonya meminta untyk didengarkan, maka ia mengabaikannya, pura-pura tuli.

Sebab, ia tahu bila ia mendengarkan semuanya dan dimasukkannya dalam hati, tentu hatinya akan lelah dan bersabarpun takkan lagi bisa.

Orang Yang Kuat Sebenarnya Adalah Ia Yang Mampu Bersabar Saat Hati Seakaa-Akan Ingin Membalas

Karena orang yang kuat sebenarnya bukan ia yang badannya besar dan bisa mengangkat beban yang banyak, tapi ia yang mampu bersabar saat hati seakan-akan ingin membalas dengan penuh rasa amarah.

Orang Yang Kuat Sebenarnya Adalah Ia Yang Mampu Ikhlas Atas Rasa Sakit Karena Di Dzalimi, Sebab Iapun Percaya Bahwa Allah Pasti Melihat Semua Itu

Karena orang ysng kuat sebenarnya adalah ia yang mampu ikhlas atas rasa sakit karena didzalimi.

Sehingga akhirnya iapun sadar bahwa apabila ia diam dengan penuh rasa legowo tentu allah akan mendekapnya dengan rahman rahimnya.

Sebab orang yang demikianpun safar bahwa allah pasti melihat semuanya, dan pastinya setiap rasa sakit yang dirasa akan allah ganti dengan kebahagiaan yang setimpal.

Orang Yang Kuat Sebenarnya Adalah Ia Yang Sadar Bahwa Membalasnya Dengan Hal Yang Sama Hanya Akan Membuatnya Tak Ada Beda Dengan Yang Mendzalimi

Dan orang yang kuat sebenarnya adalah ia yang sadar bahwa membalasnya dengan hal yang sama hanya akan membuatnya tidsk ada beda dengan yang mendzalimi.

Sehingga diampun akan menjsdi andalan untyknya bersabar dalam diam.

Orang Yang Diam Saat Didzalimi Bukan Berarti Lemah, Tapi Ia Sadar Dengan Bersabar Maka Yang Berlaku Jahat Padanya Akan Bertemu Sendiri Dengan Pembalasan Allah

Jadi, orang yang sengaja diam bukan berarti ia lemah ataupun kalah, tapi ia sadar bahwa dengan ikhlas maka yang berlaku jahat padanya akan bertemu sendiri dengan pembalasan allah.

Dan pastinya pembalasan Allah akan lebih sempurna dari pembalasan manusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *