Home » Relationship » Rumus Jodoh Bukan Ditentukan Dengan Kepantasan Manusia, Tetapi Mutlak Kepunyaan Allah

Rumus Jodoh Bukan Ditentukan Dengan Kepantasan Manusia, Tetapi Mutlak Kepunyaan Allah

Rumus jodoh itu bukan ditentukan dengan kepantasan manusia, teapi mutlak kepunyaan Allah. Maka tidak usah kamu menghina orang lain dengan menolaknya melalui bahsa yang kasar dan ucapan tak pantas, hanya karena kamu telah merasa hebat dari dirinya, sebab kemampuan yang kamu miliki, kekayaan yang menjadi penghiasmu, dan keluarga terpandang yang membuatmu bangga.

Karena tak jarang diantara kita yang menjadikan sebuah kebaikan lahiriah sebagai tolak ukur untuk menyakiti hati seseorang saat sedang merencanakan sebuah perjodohan, tak sedikit dari kita yang menghina dengan bahasa “sangatlah tidak pantas dia dengan anakku” hanya karena mengetahui ia dari keluaraga yang sederhana, keturunan biasa-biasa saja, dan mempunyai pekerjaan yang juga biasa-biasa saja.

Meski memang benar adanya dalam memilih seseorang untuk dijadikan jodoh kita harus melihat 4 hal, yaitu bagaimana agamanya, bagaimana silsilah keturunannya, bagaimana rupanya, dan bagaimana kesetaraan hartanya. Tetapi meski demikian yang paling mendasar dari ke empat tersebut adalah dengan melihat agamanya, sebab yang tiga tersebut akan dicipta baik setelahnya saat keimananlah yang menajdi patokannya.

Tidak Usah Berkecil Hati Saat Dirimu Ditolak Oleh Mereka Hanya Dengan Bahasa Yang Disebut “Tak Pantas”

Maka, tak usah berkecil hati saat dirimu tiba-tiba ditolak dengan bahasa yang disebut “Tak pantas”, hanya karena mereka tahu bahwa keturunanmu, hartamu, dan rupamu tidak lebih baik dari dirinya, karena yang pantas menurut Allah bukan karena baik secara lahiriah yang demikian, tetapi baik secara agama dan keimanannya.

Maka saat kamu merasa sudah memunyai keimanan dihati dan terus melakukan yang telah Allah haturkan kepadamu sebagai seorang hamba, ntah dirimu seorang wanita ataupun pria, sadarilah bahwa jodoh terbaik itu bukan tentang kebbaikan lahiriah tetapi tentang kebaikan nurani, dan bilamana sudah pantas menurut Allah maka ia akan dihadirkan kepadamu dengan jalan terbaik.

Karena Yang Tak Pantas Menurut Mereka Belum Tentu Tak Pantas Menurut Allah

Karena yang tak pantas menurut mereka belum tentu tak pantasa menurut Allah pula, maka saat penglaman hidupmu yang telah ditolak hanya sebab keadaan lahiriahmu yang menurut mereka kurang pantas, optimislah…mungkin saat itu Allah tengah mengajarimu agar hatimu terus berlatih untuk selalu mengharap kepantasan jodoh yang datang dari Allah, bukan hanya sekedar dari manusia semata.

Pantaskan Dirimu Untuk Terus Mendapatkan Kebaikan Allah, Bukan Hanya Untuk Mendapatkan Jodoh Yang Baik

Maka, pantaskan dirimu untuk terus mendapatkan kebaikan dari Allah, bukan hanya untuk menadapatkan jodoh yang baik, karena jika kamu meperbaiki diri untuk lebih menjadi peribadi yang lebih pantas, maka sudah pasti Allah akan menyandingkanmu kepada jodoh yang terbaik menurutnya, sebab saat kau berusaha memperbaiki diri mutlak untuk mendapat kebaikan akhirat, maka sudah pasti kebaikan dunia akan dipersembahkan untukmu, dan sama halanya dengan jodoh.

Sebab Bilamana Sudah Kehendaknya Kamu Akan Bersanding Dengan Jodoh Yang Baik Dan Pantas Menurut Allah

Sebab, bilamana sudah kehendaknya kamu akan bersanding dengan jodoh yang baik dan pantas menurut Allah, perkataan orang lain yang mengatakan penolakan dengan bahhasa menyakitkan seperti “Tak pantas” hanya jeda waktu agar kau tak gegabah untuk memilih jodoh, dan mungkin perkataan itu adalah garis dari Allah agar kau tak salah menagambil langkah untuk masa depanmu.

Tidak Usah Khawatir Dan Tidak Usah Getir Hanya Keadaan Lahiriahmu Biasa-Biasa Saja, Karena Bila Jodoh Semua Itu Takkan Jadi Masalah

Jadi, tidka usah merasa khawatir dan tidak usah getir hanya karena keadaan lahiriahmu biasa-biasa saja, karena bila memang sudah jodoh semua hal yang menjadi kekuarangnmu takkan menjadi masalah untuk jodohmu.

Ingatlah, bahwa jodoh itu tidak terletak pada kepantasan manusia, tidak terletak pada pandangan manusia, namun terletak pada kehendak Allah, hanya saja kita harus terus melatih hati agar terus mendapat ridla Allah, dengan tak jenuh memperbaiki diri, sehingga diri kita pantas menurut Allah, dan bukan menurut pandangan manusia semata.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *