Home » Wisata Hati » Sedekah Pembebas Masalah

Sedekah Pembebas Masalah

Tahu permainan catur? Bagaimana kuda berjalan di dalam permainan catur? Bukannya lurus, tapi L. Bagaimana peluncur berjalan? Bukan muter-muter, tapi miring.

Bagaimana saya, misalkan, seorang raja, di samping kiri saya perdana menteri, kanan saya peluncur, lalu di depan saya berbaris pion-pion yang belum berjalan 1 langkah pun. Apakah saya sebagai rajanya di dalam catur boleh melompati pion karena saya raja? Ga boleh. Karena permainan catur mengatakan, kalau raja mau jalan, jalanin dulu pionnya, baru kemudian raja yang jalan. Lagian ngapain juga si raja jalan kan? Dia dalam keadaan yang belum terdesak dan belum perlu bergerak.

Tapi peraturan catur itu berlaku kalau kita main caturnya berdua. Kalau kita main caturnya sendiri, ya bebas. Kuda bisa kita bikin lompat-lompat dan lurus jalannya, kemudian peluncur kita bikin muter-muter. Raja bisa jalan tanpa harus nunggu pionnya jalan lebih dulu. Itu kalau kita main catur sendiri.

Ketahuilah, Allah itu satu-satunya pemain di dunia ini. Fa’lam annahu laa ilaha illallah, ketahuilah tidak ada tuhan selain Allah. Salah satu cara untuk mensyukuri dan menikmati karunia Allah adalah dengan percaya bahwa Allahlah satu-satunya yang Maha Mengatur alam semesta ini adalah yakin bahwa hanya Allah yang bisa membantu setiap masalah dan hajat kita.

Ada suatu hadits yang mengatakan:
“Barang siapa yang melepaskan satu kesusahan seorang mukmin, pasti Allah akan melepaskan darinya satu kesusahan pada hari kiamat. Barang siapa yang menjadikan mudah urusan orang lain, pasti Allah akan memudahkannya di dunia dan di akhirat. Barang siapa yang menutupi aib seorang muslim, pasti Allah akan menutupi aibnya di dunia dan di akhirat. Allah senantiasa menolong hamba-Nya selama hamba-Nya itu suka menolong saudaranya”. (H.R. Muslim)

Kalau seorang mukmin ingin dibebaskan dari kesulitannya, maka bantulah kesulitan orang lain. Karena ketika si mukmin itu mau membantu membebaskan kesulitan orang lain. Nanti Allah akan atur deh tuh segala cara, segala upaya yang membuat orang ini kemudian bisa terbebas dari kesulitan.

Seseorang yang memiliki hutang 100 juta rupiah datang ke seorang mualim, seorang ajengan, seorang kyai. Lalu oleh kyai ini diminta untuk sedekah. Hari itu tidak ada duit kecuali 100 ribu rupiah dan 100 ribu rupiah itu yang dia sedekahkan kepada kyai ini. Pulang dari situ, tanpa disangka-sangka dia kecelakaan.

Ditabrak sama seseorang yang punya usaha yang sama dengan dia. Cuma bedanya si pengusaha yang nabrak itu masih jaya, dia udah game over. Subhanallah …

Kejadian itulah yang membuat utangnya lunas. Karena di kemudian hari si pengusaha ini men-switch, menukar, dia melunasi utang si fulan ini, dan si fulan memberikan market-nya kepada dia.

Lihat. Hebat betul cara Allah mengatur. Dari sekian ribu atau sekian banyak kendaraan, kenapa orang ini yang nabrak. Itulah kalau Allah sudah berkehendak, maka kehendak-Nya bakal terjadi. Tapi, kadang-kadang kita ga mau sih diatur oleh Allah.

Allah mengatakan, sedekah itu salah satu jalan pembebas masalah. Tapi kita ga mau sedekah. Disuruh bangun malam, kita ga mau bangun malam. Ada mahabbah ke orang tua, dhuha, ada shalat hajat, ada baca qur’an, kita ga mau. Ya sudah, Allah tidak menurunkan pertolongannya.

InsyaAllah mudah-mudahan kita berkenan mengundang pertolongan Allah lewat jalan-jalan yang dikehendaki Allah.

Facebook Comments
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *