Home » Islam » Simpan Tali Pusar Bayi Anda, Jangan Dibuang! Karena Manfaatnya Bisa Mengobati Sakit Ini

Simpan Tali Pusar Bayi Anda, Jangan Dibuang! Karena Manfaatnya Bisa Mengobati Sakit Ini

Tali pusat merupakan suatu bagian dari organ tubuh yang menjadi jalan masuknya makanan pada tubuh bayi yang terhubung dengan ibunya.

Saat dalam kandungan, tali pusat menjadi sumber kehidupan janin. Bisanya setelah pusar bayi kering dan terlepas ( puput ) kemudian disimpan.

Dalam kehidupan masyarakat Jawa mempunyai tradisi mengadakan selamatan, salah satunya selamatan tersebut dinamakan puputan.

Biasanya dilakukan pada bayi antara umur sepuluh hari sampai dua minggu, tali pusarnya sudah putus. Lalu diadakan selamatan yang dinamakan puputan.

Tujuan selamatan ini agar bayi selalu diberi kesehatan dan keselamatan dalam hidupnya.

Kemudian tali pusat tersebut dikeringkan dan disimpan karena kepercayaan bahwa tali pusat ini mempunyai khasiat untuk menyembuhkan penyakit.

Jika Bayi sakit dan tidak sembuh-sembuh, maka dapat disembuhkan dengan cara tali pusat tadi direndam dengan air panas beberapa saat, kemudian air diminum.

Dengan meminum air hangat bekas rendaman tali pusat tadi, diharapkan sembuh.

Teknologi dari dunia medis terbaru menganjurkan tali pusar, atau bagian penting dari tali pusar, untuk disimpan dan digunakan jika bayi suatu saat membutuhkannya.

Dikutip dari Cordlife Group Limited, Li Ming Ming, PhD, tali pusar dapat membelah diri dan berkembang menjadi berbagai macam sel dalam tubuh,

sehingga dapat dimanfaatkan untuk menyembuhkan penyakit kelainan darah seperti leukimia.

Seperti seorang anak yang terjangkit leukimia pada usia 3 tahun, berhasil sembuh setelah melakukan terapi menggunakan tali pusar adiknya yang disimpan di bank tali pusar.

Disamping khasiat tuk mengobati si bayi, Tali pusar juga bisa menjadi pelindung bagi si bayi dari gangguan makhluk halus atau pun santet, hal terakhir ini dapat juga di gunakan hingga dewasa ataupun sepanjang hayat.

Semoga Bermanfaat.

Sumber: motherandbaby.co.iducnews.id

Facebook Comments
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *